Andreas “Kibo” Alfar melihat meja sebagai panggung atas hal-hal yang sering terlewati. Ia mengajak kita menerka jejak yang tersimpan di atas meja: gema sendok yang pernah diletakkan dengan terburu-buru, tawa kecil yang menguap, perbincangan yang tertunda, hingga keputusan yang menggantung.
By Andreas Alfar







