Catur tertarik pada isu lingkungan, konteks budaya lokal, realitas sosial, dan sejarah. Warna biru yang dominan pada karyanya merupakan simbol trauma dan ironi lingkungan. Catur memanfaatkan potongan dokumen kepemilikan tanah, alat birokrasi yang seringkali digunakan sebagai alat perampasan. Siluet rusa ia gunakan sebagai metafora atas tanah dan ruang hidup yang hilang. Kumpulan cap “STOP EXPLOITATION” dibubuhkan berulang kali, membentuk repetisi yang menegaskan sikap dan seruan di mana Catur berpijak. Karya ini adalah respon kritisnya terhadap krisis agraria dan ekologis hari ini.
Marker on plastic and kolase, stamp on canvas
By Catur Nugroho









